[Fiksi mini] Lelakimu⁣

by - 19.47


Mata Hana berbinar menceritakan lelaki yang baru saja mengajaknya makan siang. Aku menelan bahagia yang dicipta melalui ceritanya. Dulu aku juga pernah diperlakukan sedemikian manisnya. Seolah hanya aku perempuan yg paling dicinta. Tanpa harus bertanya pada teman kerjaku itu, aku sudah tahu tempat favorit lelaki itu untuk makan siang. Segelas minuman favorit apa yang tak absen dipesan untuk menuntaskan dahaganya. Menu pesanan apa yang tersuguh untuknya. ⁣

Tanpa memintanya bercerita, aku juga sudah hafal di sudut mall kota, lelaki itu suka menghabiskan waktu ketika weekend seperti anak-anak yang lepas dari jam sekolah. Namun, aku memilih untuk tidak menyela ceritanya. Kupasang telinga dan memasang air muka seolah aku tak pernah tahu apa-apa. Aku tak ingin perempuan berdagu lancip itu cemburu jika tahu aku lebih banyak tahu tentang lelakinya. Yang Hana tahu aku adalah teman kuliah lelaki itu. Aku bisa menebak jalan cerita mereka nanti seperti apa. Tapi kusimpan sendiri, karena aku tidak mau dianggap seperti cenayang.⁣

***⁣
Aku bisa merasakan hawa panas yang menyelubungi tubuhnya dan sendu yang menghiasi wajah Hana. Terbata-bata di sela sesenggukan, mulut tipis itu berulang kali menceritakan lelakinya. Membuka kenangan lama yg berhasil mengaduk-aduk perasaan. Meski tanpa harus selesai mendengarkan, aku sudah khatam perihal tentang lelaki itu. Lelaki yg paling pandai melakukan praktik pencurian hati, tapi juga lebih pandai memporak-porandakan perasaan. ⁣
Aku bisa tahu tanpa harus menyelidiki, lelaki itu meninggalkan Hana bkn karena kesibukan, tp ada hati lain yg lebih menarik untuk disinggahinya kesekian kali. Aku membisu mendengarkan ceritanya. ⁣

Berulang kali dia merutuki diri sendiri. Menyesali kenapa dulu begitu mudahnya menerima ajakan perkenalan dengan lelaki melalui media sosial. Diam-diam di belakangku mereka berpacaran. Separuh tahun lembaran tentang mereka baru dibuka kepadaku oleh Hana. Aku terperanjat, tapi kuperlihatkan bahwa aku baik-baik saja & turut bahagia. Meski sebenarnya detak jantungku tak beraturan ketika saat itu tahu lelaki yang diceritakannya adalah mantanku tnp dia ketahui sampai saat ini.

Selesai~

You May Also Like

2 komentar

  1. Jelas saja tahu bagaimana sifat dan makanan kesukaan lelaki itu, lha ternyata memang mantannya ya.😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaa memang, bukan karena dia cenayang. Haha

      Hapus